Hujan di Jendela

Perlengkapan MPASI

Perlengkapan MPASI Cover 1

Saat seorang ibu memiliki anak, entah itu yang berasal dari rahimnya sendiri atau mengadopsi, kebahagiaannya tak terhingga. Dunia serasa selalu berwarna setiap hari. bahkan kantuk tengah malam, bangun dini hari karena tangisan atau rengekan membuat senyum merekah. Paling-paling lingkaran hitam di bawah mata akibatnya.

Dunia mengasuh anak adalah ladang belajar seorang ibu–juga ayah–setiap hari. Banyak hal yang harus dipelajari meski secara naluriah dan batiniah akan terbiasa–flow like water. Termasuk persiapan masa-masa MPASI.

Dengan demikian, sebelum masa MPASI, biasanya para ibu sudah menyiapkan Perlengkapan MPASI sebagai perbekalan sebelum “berperang” menjelang anak berusia 6 (enam) tahun. Berikut kisah singkat saya dalam mempersiapkan apa saja yang harus dipersiapkan saat anak akan MPASI.

Apa itu MPASI?

MPASI adalah kepanjangan dari Makan Pendamping Air Susu Ibu (ASI). Bayi yang baru lahir hingga usia 6 (enam) bulan biasanya hanya mengkonsumsi ASI saja. Tidak diperbolehkan mengkonsumsi selain ASI. Hal ini dikarenakan, berdasarkan penelitian para ahli dibidangnya menyatakan bahwa usia anak di bawah 6 (enam) bulan belum cukup kuat untuk mengolah makanan di pencernaannya.

MPASI ini menjadi ajang eksplorasi tersendiri bagi para ibu guna mengimplementasikan teori MPASI dengan kegiatan mengolah masakan untuk si kecil. Berbagai informasi tentu sudah didapatkan dari berbagai sumber. Mulai dari nenek hingga informan tetangga.

MPASI merupakan makanan pendamping ASI, artinya bahwa ASI tetap menjadi konsumsi utama seorang anak di bawah 2 (dua) tahun. MPASI diberikan karena perkembangan dan pertumbuhan anak yang terus bertambah sehingga dibutuhkan asupan dari bahan makanan lain untuk tumbuh kembangnya.

Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memberikan MPASI

Ada beberapa syarat atau prinsip dasar sebelum memberikan MPASI pada anak di sebagai berikut:

1. Usia Anak

Waktu yang tepat untuk memberikan MPASI pada anak adalah 6 (enam) tahun. Hal ini berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan World Health Organization (WHO). Dinyatakan bahwa usia 6 (enam) bulan pada seorang anak merupakan usia kesiapan organ-organ tubuhnya dalam menerima asupan lain.

Seluruh organ di usia tersebut sudah dianggap matang secara fungsi sehingga anak tidak aka mengalami kendala apabila mulai diberikan makanan selain ASI.

2. Kondisi Keuangan

Sebelum memberikan MPASI pada anak biasanya para ibu sibuk membeli perlengkapan MPASI, seperti talenan khusus, kotak penyimpanan makanan, sendok sekaligus botol dan sebagainya. Perlengkapan MPASI tidak harus membeli. Perlengkapan seperti kotak penyimpanan makanan bisa menggunakan kotak makanan yang sudah ada.

Hal ini harus diukur dengan kondisi keuangan masing-masing keluarga. Sepanjang dapat menggunakan perlengkapan yang sudah ada di dapur tidak usah membeli barang baru yang akhirnya jadi pemborosan. Untuk itu, setiap ibu harus mengukur kondisi keuangan masing-masing.

3. Partisi Perlengkapan MPASI

Dalam hal melaksanakan MPASI menggunakan perlengkapan yang sudah ada di dapur. Pastikan untuk memisahkan penggunaannya dengan kegiatan sehari-hari. Misalnya untuk kotak penyimpanan makanan MPASI di lemari es tidak menggunakan kotak makanan bekas cabai, talenan yang digunakan untuk memotong bahan MPASI bukan talenan bekas memotong cabai dan sebagainya.

Hal ini dilakukan agar makanan MPASI tidak terkontaminasi dari makanan orang dewasa, apalagi bila mengandung cabai.

4. Menu MPASI

Menu MPASI dapat ditemukan di berbagai media sosial termasuk blog parenting yang banyak di luaran sana. Membaca dan mempelajari menu-menu MPASI dari ahli gizi pun dapat memperkaya bekal memberikan MPASI.

5. Tahapan MPASI

Dalam memberikan MPASI kepada anak, seorang ibu harus memahami dan mempelajari tahapannya terlebih dahulu. Tahapan MPASI disini adalah, bahwa anak usia 6 (enam) bulan dimulai dengan tekstur yang halus. Hal ini dikarenakan anak tersebut sebelumnya mengenal ASI dengan tekstur cair. Sehingga tekstur MPASI anak usia 6 (enam) bulan masih bebentuk halus.

Lambat laun, makin bertambahnya usia anak, tekstur MPASI akan meningkat menjadi agak kasar, dan kasar. Tekstur kasar misalnya saja berupa nasi. Ini yang juga harus menjadi perhatian para ibu.

Tahapan MPASI ini diperlukan mengingat kondisi pencernaan anak usia 6 (enam) bulan yang masih belum mampu untuk mencerna makanan keras atau kasar. Apabila dipaksakan, akan berdampak buruk terhadap pencernaan si anak. Untuk itulah sering kita dengar kasus anak yang mengalami sakit saat ibunya memberikan pisang di usia anak belum genap 6 (enam) bulan.

6. Porsi MPASI

Pada dasarnya poin 6 ini masih bersinggungan dengan poin 5 di atas. Tahapan porsi MPASI pun harus diperhatikan karena jumlah makanan anak usia 6 (enam) bulan akan berbeda dengan jumlah atau porsi makanan anak berusia di atas 6 (enam) bulan. Ini disebabkan oleh tumbuh kembang anak. Aktifitas anak yang lebih besar tentu membutuhkan asupan makanan yang lebih dari sebelumnya.

Perlengkapan MPASI

Ada beberapa perlengkapan MPASI yang wajib para ibu ketahui sebagai berikut:

1. Baby food maker

ini sepertinya memang perlengkapan mpasi yang wajib dimiliki oleh mommy yang anaknya hendak mpasi, ini harganya 200-an.

2. Slow cooker

untuk persiapan nge-tiM bubur katanya praktis bingit, tinggal cemplungin pas malem, pagi udah jadi, aku beli merk takahi harga 465 online.

3. Kotak Makan

Peralatan makannya ngga beli karena dapat dari kado, alhamdulillah. Wadah lock n lock dengan berbagai macam ukuran dan tentunya harga juga beda-beda, untuk menyimpan makanan bagi yang working mom bisa menu seminggu, tapi niatnya aku ga mau buat mpasi untuk seminggu, kalau bisa minimal untuk 1 hari aja.

4. Talenan

diswalayan karena ga boleh pakai talenan yang dirumah udah dipakai.

5. Panci Kecil

Panci kecil sudah punya.

  1. Sendok sayur kecil.
  2. Sodet atau sutil namanya yah, aku beli yang dari kayu.
  3. Slabber/bibs sudah mencicil diawal dulu beli pakaian.
  4. Pisau juga terpisah dari pisau rumah.
  5. Botol sendok pigeon beli online seharga 45rb kalau tidak salah. Parahnya karena godaan jadi penasaran sama botol sendok boon squirt juga, akhirnya beli lagi. Duh!

Kesimpulan Cara Mencari Keyword Artikel Yang Mudah dan Efektif

Itulah beberapa cara mencari keyword artikel yang bisa dilakukan dengan mudah. Keyword tools tersebut, dapat dimanfaatkan untuk menemukan keyword yang potensial untuk website Anda. Dengan keyword yang potensial inilah Anda bisa mendapatkan pengunjung dengan jumlah yang banyak. Manfaatkan terlebih dahulu dengan menggunakan akun gratis, jika dirasa bermanfaat baru mencoba untuk berlangganan.

Baca juga: Pentingnya Optimasi SEO On Page Off Page Website

Selamat mencoba dan belajar menerapkan teori dalam penulisan. Semoga sukses dan menjadi penulis produktif selalu.

Salam hujan.

Sharing is caring