featured Slider

Random Post!

Fagetti Supplier Marmer Terlengkap: Marmer Impian Bukan Lagi Khayalan

fagetti-sebagai-supplier-marmer-terlengkap-dengan-motif-dan-jenis-yang-unik
Sumber: fagetti.com
Industri marmer di Indonesia menggeliat seiring bertambahnya gedung-gedung bertingkat. Sejurus itu pertambahan penduduk berbanding lurus pula dengan kebutuhan masyarakat terhadap bangunan sebutlah perkantoran, perhotelan, apartemen hingga hunian--tentu bertambah tinggi pula permintaan pada industri marmer dibuatnya. Lain orang lain pula selera dan keinginan, bagi industri marmer tentu ini menjadi tantangan sekaligus peluang.

Peluang industri marmer di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bangunan akan selalu dekat dengan potensi kekayaan alam--rentak sedegam langkah sepijak. Keduanya akan selalu dekat. Hal ini tak lepas dari bahan baku yang diperlukan senyatanya adalah batu alam, kekayaan mineral puluhan juta tahun, yang susun menyusun tersimpan di alam.

***
Gaung tentang kekayaan alam Indonesia biasa terdengar di telinga. Negeri elok bak Zamrud Khatulistiwa ini memiliki pesona luar biasa. Berada di lintasan garis khatulistiwa membuat Indonesia menyimpan berbagai kekayaan alam beraneka. Kekayaan alam Indonesia itu terbentuk dari banyak sekali faktor alam yang saling kait mengait. Kekayaan alam atau disebut juga sebagai sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sumber daya alam terbagi menjadi 2 (dua) yaitu sumber daya alam hayati merupakan sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup contohnya manusia, hewan, tumbuhan. Yang kedua adalah sumber daya alam non-hayati merupakan sumber daya alam yang berasal dari benda mati atau tak hidup, contohnya air, udara, tanah, logam, minyak bumi, bebatuan dan sebagainya.

Gemah ripah loh jinawi, begitu istilah untuk menyebut betapa Indonesia memiliki kekayaan alam melimpah ruah. Ada 3 (tiga) faktor utama yang menyebabkan sumber daya alam Indonesia sangat besar yaitu faktor astronomi, perairan, dan geologi. Misalnya saja berbagai jenis keanekaragaman hayati terbentuk karena Indonesia beriklim tropis yang mengakibatkan curah hujan tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan hidup dan berkembang biak--sisi astronomi.
Sumber: fagetti.com
Tentu masih lekat diingatan istilah "Nenek Moyangku Seorang Pelaut", istilah inipun tak lepas karena kekayaan laut Indonesia sejak dulu kala. Memiliki lautan yang sangat luas dari sebagian besar wilayahnya berdampak pada melimpahnya kekayaan terumbu karang, jenis-jenis hewan laut dan sumber mineral bawah laut yang tak kalah hebat.

Belum selesai sampai disitu, masih ada lagi faktor terbentuknya kekayaan alam Indonesia dari sisi geologi. Geologi berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI disini merupakan ilmu tentang komposisi, struktur, dan sejarah bumi. Kekayaan alam Indonesia kalau dilihat dari sisi geologi terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik, inilah sebabnya banyak pegunungan yang kaya akan mineral. Salah satu mineral yang tersimpan dalam bumi dan bisa dimanfaatkan masyarakat adalah batuan alam. Batuan alam yang dulu dipakai sebagai perkakas rumah tangga pada zaman purba kini bergeser karena manusia menemukan cara membuatnya indah dan mewah. Ternyata banyak sekali jenis batuan alam yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia serta bernilai jual salah satunya adalah marmer.

Sekilas tentang Marmer

Marmer dalam bahasa Yunani disebut 'mur' atau 'murmur' atau 'murmurous' artinya batu yang mengkilap. Marmer disebut juga batu pualam merupakan salah satu jenis batu kapur atau gamping yang mengalami proses kristalisasi ribuan tahun dari batuan mineral kalsit dan dolomit--ini yang disebut batu gamping. Marmer dibentuk dari jenis batuan beku ekstrusi maksudnya disini terbentuk dari proses pembekuan magma yang merupakan cairan silikat pijar dengan suhu 1.500-2.500ยบ Celcius--disebut juga batuan vulkanik. Marmer juga masuk ke dalam jenis batuan metamorf yaitu batuan peralihan yang berasal dari batu gamping dan berubah akibat adanya perubahan suhu serta tekanan. Proses geologi hingga terbentuknya batu marmer butuh waktu 30 hingga 60 juta tahun. Dapat dibayangkan betapa lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan marmer berkualitas dan penuh dengan nilai keindahan.
"Each Slabs Has a Unique Beauty"
Di Indonesia persebaran marmer antara lain ada di daerah Provinsi Aceh, Lampung, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan. Provinsi Jawa Timur khususnya Kabupaten Tulungagung menjadi daerah penghasil marmer terbesar di Indonesia sejak zaman Belanda hingga sekarang.

Marmer banyak digunakan sebagai bahan furniture atau perkakas rumah tangga dan bangunan lainnya seperti perhotelan, perkantoran, apartemen, tempat peribadatan dan sebagainya. Contoh barang-barang yang terbuat dari marmer antara lain meja, jam, lantai, dinding, hiasan dinding, guci, lampu hias, tiang rumah. Keindahan barang-barang yang terbuat dari batu alam ini mampu memikat mata dan rasa.

Keunggulan Marmer

Jenis dan Motif Yang Unik

Marmer memiliki keindahan berdasarkan guratan atau garis-garis pada permukaannya. Setiap marmer memiliki keindahan guratan dan garisnya sendiri--ini yang membuat jenis dan motif marmer unik dan beragam. Belum lagi kebeningan pada marmer tak perlu diragukan, kadang bak mutiara berkilauan. Selain itu marmer memberikan kesejukan baik itu dilihat maupun dirasakan.

Mudah Dalam Perawatan dan Tahan Lama

Marmer yang tercipta jutaan tahun menjadikannya memiliki kekuatan terbaik. Ketahanan marmer sudah dipastikan bertahan lama. Kehalusan permukaan marmer yang digunakan tidak akan berubah dari masa ke masa. Selain itu marmer mudah dalam perawatan sehari-hari, noda dan kotoran sulit sekalipun mudah membersihkannya.

Mudah Dibentuk

Keunggulan lain dari marmer yang mendunia bahwa marmer mudah dalam pembentukannya. Berbagai bentuk yang unik, rumit, dan tipis dapat tercipta dari marmer. Hal ini yang menjadikan marmer dapat diaplikasikan ke dalam berbagai kebutuhan mulai dari rumah, hotel, apartemen, kantor dan seluruh ruangan di dalamnya.

Ramah Lingkungan

Gencarnya kepedulian menjaga lingkungan hidup tetap lestari dan berkelanjutan membuat marmer menjadi pilihan. Sebagai salah satu produk batu alam, marmer memiliki keunggulan tetap dapat digunakan berulang-ulang karena ketahanan dan kekuatannya yang tahan lama--ini mengapa marmer disebut ramah lingkungan.
fagetti-industri-marmer-indonesia
Sumber: fagetti.com
Mau tahu bagaimana proses singkat pembuatan marmer sebagai salah satu batuan alam, berikut prosesnya:
  1. Dimulai dari kegiatan penambangan yaitu mulai dieksplorasi dalam bentuk bongkahan-bongkahan besar dan kecil
  2. Kemudian akan dipotong-potong atau block cutting untuk memotong marmer menjadi slab atau papan atau istilahnya diiris.
  3. Marmer juga digergaji atau istilahnya dalam industri marmer di cross cutting pada bagian ujungnya agar rata.
  4. Proses calibrating atau diratakan permukaannya sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
  5. Marmer akan didempul agar permukaannya rata dan menutupi pori-pori atau lubang-lubang kecil sehingga tampak indah dan alami.
  6. Proses poles atau polishing agar permukaan marmer licin dan kinclong.
  7. Barulah proses cross cutting tahap akhir atau pemotongan tahap akhir sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Fagetti Sebagai Supplier Marmer Terlengkap

Geliat Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap di Indonesia patut menjadi sorotan. Strategi yang digencarkan tak ketinggalan dengan perkembangan zaman dan kekinian, ini dapat dilihat dalam mahakarya yang dihasilkan. Bernaung di bawah PT Fajar Inti Gelora atau dikenal dengan nama Fagetti perusahaan marmer ini siap mengekspansi dalam memenuhi kebutuhan keindahan bangunan di Indonesia. Adalah Ferdinand Gumanti, pendiri PT Fajar Gelora Inti yang menyatakan bahwa Fagetti berdiri sejak tahun 1986 dan memiliki pangsa pasar menengah ke atas. Pangsa pasar tersebut dipilih dikarenakan persaingan terhadap produk China yang murah namun berkualitas rendah. Ferdinand Gumanti dan Fagetti berhasil mendapat julukan "Master of Art Stone" di Asia pada tahun 2014 oleh Antica Libera Corporazione Dell'Arte Della Pietra di Italia atas dedikasinya terhadap industri batu alam.
fagetti-supplier-marmer-terlengkap-di-indonesia
Sumber: fagetti.com

Dielu-elukan sebagai produsen sekaligus supplier batu alam grade premium di Indonesia, Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap menawarkan berbagai karya-karya orisinil artistik dalam mengolah batu alam antara lain onyx, granit, marble atau marmer, dan travertine. Keunikan yang diberikan oleh Fagetti mampu menggugah nilai-nilai estetika dan keindahan. Keeksklusifannya dapat dilihat dari koleksi yang ada di showroom dan juga pabrik Fagetti di Cibitung, Bekasi dengan luas area 23 hektare.
"Fagetti The Art of Natural Stone"
Berikut video singkat mengenai #FagettiWorld (sumber EDGE TV):


Fagetti Sebagai Supplier Marmer Terlengkap Dengan Jenis dan Motif Yang Unik

Manusia berdasarkan penciptaannya selalu menyukai keindahan. Hunian atau bangunan yang indah dan nyaman mampu meningkatkan motivasi positif dalam mengerjakan banyak hal. Rasa nyaman dan keindahan ditambah bonus kemewahan merupakan langkah awal Fagetti mencari kualitas terbaik dalam setiap produknya. Berikut beberapa jenis batuan alam dari mahakarya Fagetti:

Travertine

Travertine terbentuk dari batu kapur atau batu gamping. Ciri Travertine guratan atau berserat dan berpori atau lubang-lubang alami biasanya didominasi dengan warna putih, coklat, dan krem.

Onyx

Konon onyx terbentuk dari endapan silika dan rongga gas di lava sehingga menghasilkan guratan dan garis di permukaannya. Nuansa onyx bervariasi mulai dari merah, oranye, coklat, hitam, dan putih. Onyx ini dikatakan jenis batuan bening dan tembus cahaya.

Granit

Jenis batu alam satu ini keindahannya sangat memukau. Batu alam ini masuk kategori batuan beku yang bersifat asam. Dibentuk dari pembekuan magma dalam bumi. Biasanya granit ditandai dengan warna-warna netral yang cantik seperti putih dan abu-abu atau kombinasi kedua warna tersebut.

Limestone

Batu alam ini mengandung aragonit dan kalsit. Aragonit dan kalsit ini terbentuk kristal dari bahan kalsium karbonat. Menurut sebagian ahli Limestone terbuat dari rangka hewan seperti molusca, karang dan sebagainya. Warna yang mendominasi biasanya abu-abu, putih, beige dan lain-lain.

Basalt

Masuk ke dalam kategori batuan beku ekstrusif yaitu batuan beku vulkanik yang berasal dari magma di dalam bumi. Warna yang biasanya ada pada batuan beku ini adalah abu-abu dan hitam.

Quartzsite 

Jenis batu alam ini masuk ke dalam jenis batuan metamorf non-foliasi dan seluruh bagiannya tersusun oleh kuarsa. Bentukannya akibat dari panas, tekanan dan ditambah unsur kimia metamorfosa. Biasanya warna yang diberikan oleh jenis batu alam ini yaitu warna putih dan abu-abu.

Bukan Fagetti namanya kalau puas hanya dengan jenis dan motif biasa batuan alam. Tak tanggung-tanggung Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap memberikan 900 (sembilan ratus) jenis dan motif yang sangat bervariasi untuk setiap produk yang ditawarkan pada pelanggan dan ini tentu akan terus dikembangkan.

Fagetti berkomitmen terus memberikan kepuasan terhadap permintaan baik di bidang ritel dan korporasi. Aliasnya untuk pasar ritel sendiri, marmer yang ditawarkan Fagetti rata-rata digunakan untuk memperindah rumah hunian kelas menengah ke atas, sedangkan untuk pasar korporasi, marmer yang dipasarkan oleh Fagetti mampu menyempurnakan kemegahan sejumlah proyek prestisius di beberapa kota di Indonesia termasuk Jakarta.
"We challenge ourselves to be the forerunners, the problem solvers, the company that overcomes limits and sets the bar for quality. Wether serving designers or homeowners, we pride ourselves on our eyes for details."
Untuk Jakarta sendiri kemegahan mahakarya Fagetti dapat dilihat pada InterContinental Hotel Pondok Indah, Penthouse Menara Astra, Pantai Indah Kapuk (PIK) Office, Park Hyatt - MNC Media Tower, District 8 Office & Residence, Arkadia Tower, Jakarta Box, Apartment Casa Grande, South Quarter, Pondok Indah Residence, Anandamaya Residence, Menara Kompas, Kota Kasablanka Mall, La Vie Condominium dan International Financial Centre 2.
fagetti-supplier-marmer-utama
Sumber: fagetti.com

Keunggulan Fagetti Sebagai Supplier Marmer Terlengkap

Presisi dan Konsistensi

Fagetti menggunakan mesin dari negara Italia yang sudah terkenal kedetilan dan kesesuaian serta ukuran yang presisi berdasarkan keinginan para arsitek, interior designer, product desaigner. Dengan mesin pemotong berkecepatan tinggi, setiap potongan serta ketebalan yang diberikan begitu konsisten dan sangat tegas. Demi keseriusan Fagetti dalam menghasilkan produk berkualitas, Fagetti memiliki laboratorium sendiri dalam rangka menguji kekuatan dan kualitas batu alam sebelum diciptakan.

Desain Unik dan Ekslusif

Fagetti sangat memahami bahwa setiap potongan batu alam memiliki keunikan dan keindahannya sendiri--each slabs holds a unique beauty. Marmer memiliki keindahan dan keunikan berbeda dari semua jenis batu alam. Setiap marmer memiliki corak atau desain yang unik dan ekslusif. Hal ini membuat Fagetti unggul di pasaran karena memiliki ciri khas dan motif yang jarang ditemukan di pasar lokal bahkan internasional.

Mesin Berteknologi Tinggi

Dalam mengikuti perkembangan teknologi dan kekinian Fagetti terus belajar untuk memberikan mahakarya terbaik. Ini dibuktikan Fagetti lewat teknologi mesin dari negara Italia 5-AXIS 3D CNC yang mampu menghasilkan inovasi marmer tembus cahaya juga mampu menciptakan tekstur dari marmer polos menjadi bergaris atau bergelombang. Fagetti juga mampu memberikan keindahan marmer sampai pada potongan setipis 3 milimeter untuk dapat digunakan dalam menghias pintu, langit-langit, lantai lift dan sebagainya--ini yang Fagetti sebut sebagai marmer melayang. Fagetti menjanjikan bahwa setiap pelanggan akan selalu mendapatkan desain terbaiknya sebagai mahakarya terindah dalam hunian.

Ketepatan Waktu

Fagetti selalu mengedepankan komitmen dalam ketepatan waktu. Dengan integritas yang tinggi setiap produk Fagetti selalu siap untuk dikirimkan kepada pelanggan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Selain itu Fagetti memberikan layanan purna jual kepada pelanggan--after sales service. Patutlah Fagetti sebagai supplier marmer utama di Indonesia.

Integritas

Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap yang menjaga kepuasan pelanggan hadir dalam setiap kebutuhan dan keinginan masyarakat. Tidak saja membuat indah dan mewah suatu bangunan seperti perkantoran, perhotelan, apartemen, dan hunian, Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap juga turut andil memberikan kemegahan mahakarya dalam tempat peribadatan. Terbukti dari Masjid Suciati Saliman, Yogyakarta mempercayakan Fagetti dalam memberikan kemegahan dan keindahan bagi bangunan masjid tersebut. Tentu ini makin mengukuhkan integritas Fagetti agar selalu memberikan karya terbaik di semua bidang.

Futuristik

Tak lekang oleh waktu, produk Fagetti mampu memberikan jaminan bahwa keunikan jenis dan produknya memberikan keabadian dan selalu indah dari masa ke masa. Fagetti juga selalu mengikuti perkembangan zaman, ini dibuktikan dengan memiliki semangat kebaruan untuk terus belajar memenuhi keinginan dan kebutuhan. Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap terus mengembangkan ide-ide terbaik dari anak bangsa untuk menghasilkan produk yang memiliki keunikan dan desain ekslusif. Fagetti terus mengikuti tren-tren kekinian semata-mata agar tak ketinggalan zaman dan mengikuti keinginan pasar melalui keindahan dan kemewahan produk. Dengan teknologi jet air shapemill yang dimiliki Fagetti mampu membuat bentuk-bentuk tak biasa seperti motif bunga, burung, patung, dan berbagai bentuk relief lainnya.
desain-marmer-dari-fagetti-supplier-marmer-terlengkap
Sumber: fagetti.com

Pameran Mahakarya Fagetti Sebagai Supplier Marmer Utama

The Stone Forest

Berkolaborasi dengan desainer interior terkemuka Indonesia Alex Bayusaputro, Hadi Komara, dan Amalya Hasibuan, Fagetti mengadakan pameran megah bertajuk The Stone Forest pada tanggal 17-21 Mei 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City Hall 8-9 Tangerang. Dalam pameran tersebut Fagetti memberikan suguhan keindahan hutan dengan konsep batu alamnya. Pameran ini menyampaikan pesan bahwa batu alam yang kuat dan tegas dapat menjadi lembut bahkan bening seperti air dan ini tentu mampu menggugah rasa siapapun, inilah yang ditawarkan Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap dari setiap produknya.

Masih dalam perhelatan yang sama, Helen Gumanti sebagai Direktur Eksekutif Fagetti Group menyampaikan bahwa sebagai pembawa tren marmer di Indonesia pameran tersebut merupakan media komunikasi kepada pelanggan dan masyarakat bahwa Ferdinand Gumanti dan Fagetti akan selalu memberikan inovasi terbaik dalam dunia marmer.
pameran-the-stone-forest-dari-fagetti-sebagai-supplier-marmer-utama
Sumber: fagetti.com

The Stone Chambers

Di tahun 2018 Fagetti kembali mengadakan pameran bertema The Stone Chambers di ICE BSD City Hall 8-9, Tangerang. Kolaborasi dengan Alex Bayusaputro dari Genius Loci dan Fared Masdoeki dari Hadiprana ini mengusung tentang sinema klasik. The Great Gatsby dan Tim Burton's Alice in Wonderland begitu Fagetti menyebutnya. Konsep pameran ini memberikan kesan keindahan pada lantai dansa di era kisah klasik tersebut. Pesan yang disampaikan dalam pameran ini untuk menggugah lima pancaindra yang ada pada manusia melalui batu alam.
pameran-fagetti-sebagai-supplier-marmer-utama-indonesia
Sumber: fagetti.com

Maison 12 Suite Apartment The Colours of Indonesia

Modernisasi di segala bidang telah memberikan peluang bagi Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap dalam memenuhi keinginan pemilik apartemen terhadap keindahan dan kemewahan marmer. Dengan konsep Maison 12 Suite Apartment The Colours of Indonesia, Fagetti memberikan konsep hunian apartemen yang elegan dan detil. Kolaborasi kesederhanaan dengan modernisasi mampu lebur dalam pameran yang diselenggarakan pada 14-23 September 2018 di Senayan City, Jakarta. Fagetti ingin membangkitkan gairah pemuda-pemudi agar menyadari dan makin mencintai kebudayaan Indonesia melalui seni dan desain.
fagetti-sebagai-supplier-marmer-terlengkap

fagetti-sebagai-supplier-marmer-utamafagetti-sebagai-supplier-marmer-utama

Determining The Latest Trends In Marble Architecture

Pada pagelaran yang bertema Determining The Latest Trends In Marble Architecture ini Ferdinand Gumanti mengajak para arsitek muda yang sedang mencari referensi dan inspirasi penggunaan marmer dalam proyek yang dikerjakan. Teknologi baru dari Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap mempersembahkan bahwa Fagetti mampu membuat tampilan marmer lebih artistik dan berkelas. Pameran ini diselenggarakan pada tanggal 21-25 Agustus 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
pameran-fagetti-sebagai-supplier-marmer-terlengkap-dengan-jenis-dan-motif-unik
Sumber: fagetti.com

The Stone Portal: Time Travels

Pandemik global wabah COVID-19 turut dirasakan oleh Fagetti. Indonesia Building Technology Expo (INDOBUILDTECH) yang sedianya akan diselenggarakan pada 1-5 April 2020 harus ditunda demi memprioritaskan keselamatan dan kesehatan peserta dan pengunjung pameran. Pameran ini rencananya akan bertajuk tematik dengan konsep The Stone Portal: Time Travels dimana pengunjung akan diajak berkeliling dalam mesin waktu dengan balutan nuansa batuan alam yang indah dan ekslusif pada masa Borobudur, Taj Mahal, dan Katedral tercipta. Untuk pameran ini Fagetti melakukan kerja sama dengan empat orang desainer berpengalaman dan bertaraf internasional selama puluhan tahun yaitu Alex Bayusaputro-Genius Loci, Faried Masdoeki-Hariprana, Thomas Elliot-PAI, dan Sammy Hendramianto-SHS. Tunggu saja kemegahan yang ditawarkan melalui perjalanan menarik ke dalam mesin waktu.
pameran-fagetti-sebagai-supplier-marmer-terlengkap
Sumber: fagetti.com

Sponsor Pameran Divine Touch 25 Years of Weaving Luxury

Menjadi Sponsor Marmer di Pameran Divine Touch, yang diselenggarakan oleh Interni Asia "25 Years of Weaving Luxury", Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap memberikan persembahan terbaiknya. Perhelatan akbar ini merupakan ajang untuk merayakan kiprah Interni Asia setalah 25 tahun menjadi distributor material interior fabric. Kolaborasi yang dilakukan pun dengan 5 (lima) desainer fashion terkemuka di Indonesia yaitu Sebastian Gunawan, Didi Budiharjo, Eddy Betty, Adrian Gan dan Rinaldy A. Yunardi. Selain itu kolaborasi dilakukan juga dengan 5 (lima) desainer interior yaitu Thomas Elliot, Sammy Syamsulhadi Hendramianto, Agam Riadi, Prasetio Budhi, dan Shirley Gouw. Fagetti menyediakan marmer dan granit dengan keunikan dan keindahan pada acara tersebut.

Fagetti Untuk Negeri

Langkah sinergi membangun negeri juga dilakukan Fagetti. Dalam rangka mendukung pembangunan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang produktif Fagetti menjalin kerja sama pembangunan pabrik dan pengelolaan batu alam di Aceh. Bukti keseriusan tersebut dapat dilihat pada kunjungan Pelaksanan Tugas (Plt) Gubernur Aceh Ir. NOva Iriansyah, M.T. ke lokasi pabrik Fagetti pada tanggal 27 Januari 2019 silam. Selain mengelola sumber daya alam khususnya batu alam, Fagetti diminta untuk melakukan trasnfer knowledge sehingga sumber daya manusia Aceh lebih maju. Tidak hanya sampai disitu, Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap ingin mengembangkan bisnis pertambangan melalui pembangunan pabrik dan pengembangan bisnis tambang batu alam dengan melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Dengan demikian, Fagetti juga memberikan manfaat yang besar untuk negeri. Selain Aceh, Fagetti pun memiliki rencana akan membangun tambang di daerah Makassar, namun ini belum dapat direalisasikan mengingat banyaknya birokrasi dan perizinan yang harus dilalui oleh Fagetti.
fagetti-sebagai-supplier-utama-marmer
Sumber: fagetti.com

Beberapa Mahakarya Fagetti Sebagai Supplier Marmer Utama (sumber: fagetti.com)

Testimoni Untuk Fagetti Sebagai Supplier Marmer Terlengkap

Sonny Nyono Riswondo

Adalah Sonny Nyono Riswondo seorang pengusaha yang memiliki kepuasaan tinggi terhadap Fagetti supplier marmer terlengkap di Indonesia. Pemiliki Golden Tulip Holland Resort Malang ini menyatakan bahwa Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap mampu memenuhi ekspektasinya terhadap keindahan dan kemewahan sebuah mahakarya. Kelengkapan jenis dan motif serta kualitas yang tak diragukan membuat penguasaha Sonny setia pada keindahan produk dari Fagetti. Fagetti mampu memberikan pelayanan dan after sales yang baik. Belanja di Fagetti bikin tenang, aman, dan puas--one stop shopping. Bahkan Sonny menambahkan setelah kunjungannya di Benua Eropa selepas melihat pameran keramik dengan lugas Sonny menyatakan bahwa Fagetti merupakan supplier marmer terlengkap di Asia Tenggara--wow hebat kan! Hal ini dikarenakan Sonny melihat dalam pameran di Eropa tersebut produk terbaik yang dipamerkan juga dimiliki oleh Fagetti sehingga konsumen Indonesia tidak perlu kesulitan harus impor dari luar negeri yang memakan biaya sangat tinggi--belilah di Fagetti.

Mira Agusnani

Arsitek perempuan yang memiliki nilai rasa tinggi terhadap keindahan ini menyatakan bahwa Fagetti memiliki kualitas terbaik pada setiap produknya. Fagetti memiliki corak yang beragam dan unik, tambahnya lagi. Sejak tahun 2006 Mira mengenal Fagetti dan setiap mengerjakan proyek rumah mewah Mira selalu merekomendasikan Fagetti sebagai pilihan utama sebagai supplier marmer terlengkap di Indonesia karena memiliki kualitas, keunikan, dan kekhasan produk yang tak diragukan. Belum lama ini Mira mengerjakan proyek rumah mewah milik seorang pengusaha di daerah Menteng, Jakarta Pusat dengan kebutuhan marmer tak tanggung-tanggung untuk rumah seluas 3.000 meter persegi--Fagettilah pemasok utama marmer rumah mewah tersebut.

Bersama Fagetti Marmer Impian Bukan Lagi Khayalan

Fagetti sebagai supplier marmer terlengkap dengan jenis dan motif unik memiliki dedikasi tinggi dan berintegritas dalam membangun negeri, Fagetti hadir dalam memenuhi aspek ekonomi bangsa dan membangun generasi muda untuk maju bersama Fagetti. Menjadi pioneer dalam industri marmer nasional maupun internasional dengan komitmen dan tanggung jawab, Fagetti sebagai industri marmer memberikan pelayanan terbaik hingga purna jual. Tak dapat dipungkiri bahwa masa depan Indonesia bersama Fagetti akan memberikan peluang cerah demi terwujudnya kesejahteraan bangsa. Kesejahteraan inilah yang menjadi impian sebagaimana produk-produk berkualitas tinggi dari Fagetti yang selalu memberikan kepuasan bagi siapapun pelanggannya. Kita bisa intip di akun instagram dan facebook Fagetti untuk lihat-lihat produknya atau menghubungi kontak yang tersedia bila hendak mengetahui perihal harga. Kini, marmer impian bukan lagi khayalan. Kalau saya dan yang lain saja sudah puas dengan produk Fagetti, kamu kapan?

Fagetti Building - Gallery
Jalan Mangga Dua Raya - Harco Mangga Dua Blok F Nomor 2-4, Jakarta 10730
Open Daily: 9 AM to 6 PM, Close on Public Holiday
Telepon: (021) 6121132
Email: info@fagetti.com
fagetti-sebagai-supplier-marmer-terlengkap-dengan-jenis-dan-motif-yang-unik
Sumber: fagetti.com 
Sumber: fagetti.com

Artikel ini saya ikutsertakan dalam Blog Competition "Fagetti Blog Competition"
yang di selenggarakan oleh PT Fajar Gelora Inti atau Fagetti.


#Fagetti
#MarmerTerbaik
#MarmerFagetti
#FagettiWold
#FagettiWorld



Referensi:


1. fagetti.com;
2.Modul Geogologi: https://www.sci.ui.ac.id;
3. Sejarah Batu Alam: https://www.ilmugeografi.com.

Sejarah Singkat Banjir Jakarta


banjir-jakarta-tahun-2020
Jakarta. Sumber: Dok. Pribadi

"Ke Jakarta aku kan kembali...i..i..i.."

Lagu Koes Ploes ini terkenal pada era 1969 lewat judulnya "Kembali ke Jakarta". Ya memang angkatan jadul saja yang tahu tentang lagu tersebut. Bukan pula membahas lagu, tapi saya ingin berbicara mengenai Kota Jakarta itu sendiri terkait banjir yang sering menghinggapi. 

Dahulu kota Jakarta bernama Sunda Kelapa, kemudian berubah menjadi Jayakarta. Jayakarta merupakan pelabuhan yang sangat terkenal pada era lama, Jayakarta menjadi pusat perdagangan dari berbagai negara seperti India, Arab, Cina, Eropa, serta negara-negara lain. Setelah Jayakarta berubah menjadi Batavia (kabarnya Batavia artinya nenek moyang Belanda). Batavia semakin terkenal pada masa dijajah Belanda dan mendapat julukan "Permata dari Timur". Sampai akhirnya Jepang menyerang barulah berubah menjadi Jakarta, hal ini terjadi sekitar tahun 1942.

sejarah-banjir-jakarta-tempo-dulu
Banjir Jakarta Zaman Belanda. Sumber: nasional.republika.co.id
Sejarah singkat tersebut menjadi awal terbentuknya kota Jakarta. Menjadi ibukota tentu saja menjadi magnet bagi daerah lainnya sehingga Jakarta sejak saat itu menjadi daya tarik tersendiri untuk di kunjungi--bahkan ditinggali hingga kini. Tahun demi tahun pendatang dari luar Jakarta semakin banyak dan kota Jakartapun bertambah sesak.

Kesesakan kota Jakarta dari tahun ke tahun itu juga menambah masalah baru bagi kota yang sudah berdiri selama 493 ini (Tahun 2020). Pengelolaan sampah hingga penanganan bencana banjir masih menjadi pekerjaan rumah jangka panjang dan terus berulang di tahun-tahun mendatang. Tak ayal lagi kota Jakarta harus segera dibenahi.

Menurut berbagai sumber, banjir Jakarta sudah pernah terjadi tahun 1600-an, meskipun demikian tak pernah ditemukan bukti terhadap pernyataan tersebut. Tahun tersebutlah dibangun kanal dan sodetan di sungai Ciliwung, namun tak membuahkan hasil, Jakarta tetap banjir. Pada tahun 1918 kembali terjadi banjir besar sehingga dibangunlah Kanal Banjir Barat di tahun 1920, kemudian hingga tahun 1930 banjir masih menimpa kota Jakarta. Tak berhenti disitu, tahun 1965 kota Jakarta masih juga mengalami banjir. Pada tahun 1972 dibentuk Komando Proyek Pencegahan Banjir dan berganti Proyek Pengendalian Banjir Jakarta Raya tahun 1972. Saat itu gubernur yang menjabat adalah Ali Sadikin. Ali Sadikin bahkan meminta bantuan asing dalam rangka penanggulangan banjir kota Jakarta. Ali Sadikin membangun waduk dalam kota dan pembuatan saluran Cengkareng dan Cakung. Normalisasi yang dibangun Ali Sadikin tak menghindarkan kota Jakarta dari banjir yang terjadi kembali di tahun 1976.

Era tahun 2000-an banjir kembali terjadi pada tahun 2002 hingga yang terparah pada tahun 2007 silam. Tahun 2007 korban jiwa mencapai 80 (delapan puluh) orang serta warga yang mengungsi sekitar 300.000an ribu jiwa--perekonomian turut anjlok akibat dampak banjir. Ini terjadi pada era Sutiyoso. Tahun 2015 kembali lagi mengingatkan kita pada kejadian banjir terbesar di kota Jakarta. Kemudian lebih meningkat lagi di tahun 2020 pada pergantian awal tahun kota Jakarta dirundung duka mendalam. Banjir besar kembali berulang, kesedihan kembali datang, barang-barang hanyut dan menghilang, hingga sebagian nyawapun terbang. Kota yang dipuja kembali membawa duka. Banjir yang terjadi tahun 2020 menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) merupakan pengaruh dari siklon Tropis Esther dan siklon Tropis Ferdinand, inilah yang menyebabkan hujan dengan intensitas curah yang besar menimpa salah satunya kota Jakarta.

Permukiman di Bantaran Kali. Sumber: nasional.republika.co.id
Sebagaimana kita ketahui, bahwa dahulu kota Jakarta merupakan daerah pelabuhan dan banyak sekali terdapat rawa-rawa, hal ini jugalah yang turut menjadi anggapan bahwa kota Jakarta memang "diselimuti" banyak air. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mencoba menelusuri apa sebenarnya penyebab banjir di kota Jakarta. Hasil dari penelitian LIPI menyatakan bahwa beberapa hal mempengaruhi banjir Jakarta yaitu masalah Tata Ruang Kota Jakarta, penurunan tanah, dan sampah.

Jumlah Penduduk

Penduduk Jakarta saat ini berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 10.467.269 jiwa, sudah terbayangkah bagaimana padatnya kota ini? Belum berhenti disana, kepadatan penduduk tentu selalu berbanding lurus dengan kebutuhan penduduk itu sendiri pada sandang, pangan, dan papan. Permukiman dibangun dalam rangka memenuhi kebutuhan papan penduduk yang semakin bertambah banyak. Dampaknya ruang semakin sempit, jalur-jalur air jadi terhimpit. Penambahan kebutuhan sandang dan pangan jangan juga dianggap enteng, karena dampaknya sampah pun bertambah. Pada akhirnya kota Jakarta yang menanggung beban lebih berat dari tahun ke tahun dalam rangka memenuhi seluruh elemen kebutuhan penduduknya.

Tata Ruang kota Jakarta

Agaknya terlalu dini apabila menyalahkan tata ruang kota Jakarta sebagai penyebab banjir yang melanda Jakarta. Betapa tidak, carut marut padatnya penduduk kota Jakarta pun harus menjadi perhatian bersama sehingga Tata Ruang Kota yang seharusnya menjadi isu paling utama dalam pembentukan kota menjadi bergeser karena dibangunkan permukiman penduduk. Bayangkan penduduk semakin bertambah otomatis pembangunan permukiman pun meningkat, sehingga kawasan yang seharusnya menjadi daerah resapan air berubah menjadi beton. Air pun tak punya lagi muara kembali. Tentulah banjir tak dapat dihindari. Namun demikian, peneliti LIPI menyatakan harusnya dibangun Ruang Hijau untuk resapan air di daerah selatan Jakarta dan Ruang Biru untuk menampung air di kawasan Jakarta Utara.

Struktur Tanah

Santer terdengar bahwa kota Jakarta struktur tanahnya sudah mulai turun. Hal ini diakibatkan oleh pendangkalan sungai di tengah Jakarta. Penyedotan air tanah di wilayah tengah mengakibatkan daerah selatan dan utara permukaan tanahnya menjadi lebih tinggi. Bisa dibayangkan bahwa tengah kota Jakarta menjadi cekung akibat penyedotan tersebut sehingga permukaan tanah menurun. 

Sampah

Ada yang tahu berapa jumlah sampah yang dihasilkan kota Jakarta dalam sehari? Sekitar 7.500 ton sampah perhari dihasilkan oleh warga kota Jakarta. Belum lagi penambahan penduduk terus melaju dari tahun ke tahun--otomatis menambah jumlah sampah yang dihasilkan. Ini menjadi renungan bersama bukan hanya pemerintah, tapi semua elemen masyarakat harus mulai membenahi kesalahan mendasar yang sudah diakibatkan dari pola kependudukan dan pola kehidupan warga masyarakat kota Jakarta. Sehingga bencana banjir--meski tidak dapat dikatakan hilang--dapat berkurang.

Pada tahun 2019 silam, Jokowi mencanangkan pencegahan masuknya sampah ke laut dalam Peraturan tentang Penanganan Sampah Laut. Salah satu programnya--dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia bekerja sama dengan The Ocean Cleanup, Danone-AQUA, dan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta--mendatangkan Interceptor 001. Ini merupakan alat pengangkut sampah dari sungai, kerjanya otomatis dengan menggunakan tenaga surya dan tidak memiliki suara gaduh--tidak berisik. Ada bagian yang disebut conveyor belt sebagai pengangkat sampah-sampah untuk kemudian diletakkan ke dalam kontainer. Saat kontainer penuh pesan akan diteruskan melalui aplikasi sehingga petugas akan memindahkan sampah tersebut. Interceptor 001 ini digadang-gadang mampu mengangkut hingga 100.000 kilogram sampah perhari. Apakah ini menjadi solusi kota Jakarta terbebas dari banjir? Tentu waktu yang akan menjawabnya.






Pengalaman Menyenangkan dari Siborong-Borong ke Medan Sambil Wisata Kuliner


pengalaman-wisata-menyenangkan-medan-siborong-borong

Waktu abang pergi ke Siborong-borong...
Datang hujan yang amat deraslah...
Sayur kooolll sayur koolll...
Makan daging anjing ayam dengan sayur kol...


Sontak tetiba saya langsung melantunkan lagu yang sempat hits saat mendarat di Bandara Silangit Provinsi Sumatera Utara. Perjalanan kali ini menuju Kabupaten Tapanuli Tengah, jalur Jakarta menuju Kabupaten Tapanuli Tengah dapat ditempuh melalui 3 (tiga) cara, cekidot:
  1. Terbang melalui Jakarta ke Medan kemudian lanjut perjalanan darat 9 jam bila hendak ke Kabupaten Tapanuli Tengah
  2. Terbang dari Jakarta menuju Pinangsori di Sibolga namun transit Medan terlebih dahulu, berganti pesawat lokal disana menuju Bandara Pinangsori. Sibolga menuju Kabupaten Tapanuli Tengah ditempuh hanya 1 jam perjalanan
  3. Terbang dari Jakarta ke Bandara Silangit dekat Siborong-borong dan lanjut perjalanan darat selama 3-4 jam menuju Kabupaten Tapanuli Tengah
Semuanya menyenangkan asal dilakukan dengan senang, ya kan! Nah, karena kemarin kehabisan tiket Jakarta-Pinangsori, juga tidak berniat melakukan perjalanan Medan-Tapanuli Tengah dalam tempo 9 jam, jadilah saya mengambil rute Jakarta-Bandara Silangit kemudian melakukan perjalanan darat sekitar 3-4 jam menuju Kabupaten Tapanuli Tengah.

makanan-khas-siborong-borong-ombus-ombus


Tak jauh dari bandara langsung penasaran melihat sepeda dicat berwarna-warni bertengger di tepi jalan dengan tulisan Ombus-ombus makanan khas Siborong-borong--auto nyanyi lagi, hahahah. Saya pun memberikan beberapa puluh ribu untuk ombus-ombus panas tersebut. Tepung beras diisi dengan gula aren khas beberapa daerah ini memang banyak sekali bentuknya di beberapa daerah di Indonesia. Namun kali ini kurang enak rasanya. Karena sedang berada di daerah Sumatera Utara, saya panggil ibu-ibu dengan panggilan Inang--sebutan untuk ibu dalam bahasa Batak. Kemudian  setelah berpamitan tancap gas lagi.

Lanjut perjalanan, menggunakan mobil menuju Kabupaten Tapanuli Tengah, sesekali mampir untuk berfoto, mencicip kuliner, ke toilet, dan sholat. Pada salah satu warung makan menjajal mie rebus khas sana. Kenapa khas? Karena kuahnya mereka olah sendiri, ditambah rempah-rempah hingga berwarna kuning pekat dan rasanya aahh sulit ditolak. Janji habis ini diet, janji! hahahahah

wisata-kuliner-medan-sumatera-utara


Buat kalian yang belum tahu, di Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya Tapian Nauli ada spot berfoto yang super duper kece banget. Letaknya dipinggir jalan raya, pemandangannya masyaAlloh membuat berdecak kagum tak henti-henti. Langsung saja mengambil beberapa foto untuk mengabadikannya. Maha Besar Allah Pencipta Alam Semesta.


Wisata kuliner kali ini masih seputar ikan dan seafood lainnya. Saya makan kerang khas daerah Tapian Nauli bentuknya hitam, cara memakannya di sedot hingga keluar isinya, enak banget. Isinya mirip gong-gong khas Batam. Kepiting saus padang terdengar sudah sangat biasa, disini ada yang berbeda yaitu kepiting tauco. Saat mencoba kepiting tauco lidah seolah menari-nari kegirangan. Rasanya enak banget. Kepiting saus padang atau saus tiram lewaaat deh! Kemudian nyobain alpukat kocok, alpukatnya manis ngga pahit, enak banget. Perut kenyang hatipun senang.

wisata-kuliner-medan-tapanuli-tengah


Ada yang unik di sana, kalau kita makan di tempat makan pinggir jalan di meja tempat makannya akan terhidang jengkol mentah sebagai bahan lalapan, wow lalapannya jengkol. Siap-siap aja dong ya kamar mandi harum semerbak, hahahahaha! Ngga lupa juga saya ingetin buat yang belum pernah coba kacang Sihobuk ini tenar banget lo, rasanya pun enak banget, beda sama kacang kulit yang biasa kita temui di Jakarta, manis rasanya.

kasang-sihobuk-khas-medan-wisata-kuliner


Perjalanan pulang kali ini, mampir dan menginap di salah satu hotel kece banget di daerah Prapat/Parapat. Tempatnya bisa dilihat sendiri di gambar, indah banget kan, pemandangan danau Toba langsung menyapa mata dan hati kita. Membuat ketenangan dan kenyamanan langsung menyelusup, aahh pasti selalu ingin kembali lagi, dan lagi. Suasanyanya sangat menenangkan. Danau Toba ini merupakan salah satu danau tekto-vulkanik terbesar di Asia Tenggara. Danau Toba memiliki panjang 87 kilometer, lebar 27 kilometer, tinggi 904 meter di atas permukaan laut, serta memiliki kedalaman 505 meter. Sungai Asahan yang paling terkenal mengalir di Danau Toba ini. Menurut sejarah terjadinya karena letusan gunung berapi yaitu gunung Toba. Beberapa kali letusan sejak ratusan juta tahun lalu tersebut menyebabkan Danau Toba menjadi seperti yang kita lihat sekarang, indah banget. Tak pernah berhenti berucap syukur saat melihat keindahan alam di Danau Toba, keindahannya memiliki daya magis tersendiri.

wisata-pemandangan-hotel-indah-danau-toba-prapat


Perjalanan berlanjut, kalau dari Prapat menuju Medan kita akan melewati kawasan di mana banyak monyet berkeliaran di sisi kanan dan kiri jalan. Banyak sekali. Mirip tempat Sangeh di Bali, namun kalau di sini bukan tempat wisata. Monyet itu akan turun ke jalanan saat mereka mencari makan atau sekedar ingin melihat manusia--barangkali, hihihi. Monyet-monyet tersebut lucu-lucu, ada yang sedang menggendong sambil menyusui anaknya, mencari kutu, tak kuasa menahan gelak tawa melihat tingkah monyet-monyet tersebut. Saat mengambil fotopun agak was-was khawatir monyet melompat dan menarik ponsel, syukurnya tidak terjadi apa-apa.

wisata-indah-prapat-danau-toba-monyet


Hal mengasyikkan lainnya terjadi di luar rencana. Saya mampir di penangkaran gajah Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC) di daerah Simalungun di Jalan Siantar-Parapat Kilometer 35 Aek Nauli. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang menarik bila ingin bercengkerama sambil belajar mengenal gajah hewan dengan ciri khas belalai panjangnya--langka dan dilindungi. Aek Nauli ini berada di ketinggian 1.200-1.600 meter dari permukaan laut. Ada 4 (empat) ekor gajah yang memiliki nama panggilan di sana, Siti Zubaidah, betina, usia 37 tahun asal Palembang, Luis Figo, jantan, usia 11 tahun asal Sikampak, Vini Alvionita, betina, usia 30 tahun dan Ester Juwita, betina, usia 36 tahun keduanya asal Palembang.

wisata-edukasi-penangkaran-gajah-di-medan-aek-nauli

Mas Bayu salah satu pawang gajah bernama Vini Alvionita, gajah berusia 30 tahun ini baik banget. Saya diajak naik gajah, rasanya? hahahahaha baru kali ini naik gajah di penangkarannya langsung--tentu seruuu banget. Kalau naik gajah di tempat wisata pernah tapi kali ini rasanya sangat berbeda tanpa alas dan naiknya pun harus sigap, pengalaman sangat berharga buat saya. Vini ini baik banget, gajah penurut ini selalu mengikuti apa perintah mas Bayu, rasanya ingin lama-lama dengan mereka. Tak habis pikir, pawang yang rela menghabiskan hari-hari dengan hewan seperti Vini. Namun semoga tetap waspada, karena hewan tetaplah hewan, mereka punya sisi buasnya juga. Buat yang ingin mencoba berinteraksi dengan gajah secara langsung dan sedang berkunjung ke daerah Toba wajib banget mencoba wisata edukasi ini yaaa.

wisata-edukasi-penangkaran-gajah-aek-nauli-medan


Bukan hanya tempat penangkaran gajah, di Aek Nauli tersebut ada pula wisata lain di dalamnya antara lain kita bisa melihat Air Terjun Duma Sari Nauli, Panorama Danau Toba, dan Hamparan Kantong Semar. Sayang tidak sempat berkunjung ke beberapa tempat tersebut karena waktu yang tidak memungkinkan. Tapi lain hari saya harus kesana lagi, insyaAlloh.

wisata-kuliner-medan-siantar


Tiba di Pematangsiantar siang hari, saya berkunjung ke pasar Siantar. Jangan lupa membeli kopi khas sana, ada pula roti Ganda yang melegenda terkenal dengan selai srikaya-nya. Duh, pokoknya yang biasa ke Sumatera Utara tentulah sudah tahu betapa Sumatera Utara adalah syurga penganan dan makanan yang super duper enak banget. Bisa dilihat sendiri dari foto-foto yang berhasil saya abadikan selama perjalanan, makanan dan minumannya banyak banget. Akhirnya kembalilah saya ke Jakarta melalui Medan. Yeaayyy!

Salam perjalanan yihaaa...














Forest Cuisine Blogger Gathering: Perempuan dan Hutan Teruslah Memberi Kebaikan


forest-cuisine-blogger-gathering-perempuan-dan-hutan-teruslah-memberi-kebaikan
Sumber: Dok. Pribadi
"alhamdulillah tulisan ini mendapat Juara 3 dalam Forest Cuisine Blog Competition yang diselenggarakan Blog Perempuan Network bersama WALHI" 
Karti berjalan menyampirkan seikat besar rerumputan dan kayu bakar di punggungnya, sesekali kakinya menjepit erat sandal jepit yang dibawahnya telah dijahit dengan benang karena putus termakan aspal--kadang bebatuan. Tumitnya menebal gambaran perjuangan panjang keseharian Karti berjalan menyusuri hutan mencari rumput, kayu bakar, dan sumber pangan untuk hidup.

Selepas menyusuri hutan dan melewati aspal jalanan, Karti bergegas pulang untuk memasak sebelum petang datang. Sebagaimana kodratnya menjadi perempuan, Karti selalu senang memasak makanan dari tangannya sendiri. Tiap hari sebelum matahari sepenggalah, Karti akan memetik sayuran dan mencabut umbi-umbian di hutan belakang rumahnya untuk makan. Karti tak lupa untuk menanamnya kembali agar bertumbuh untuk anak-anak dan cucunya kelak. Karti tahu apabila ia tak menanam kembali sumber pangan yang telah diambilnya dari hutan, hutan tak kan memberi kebaikan lagi. Karti tak ingin anak cucunya, generasi selanjutnya, kehilangan hutan untuk kehidupan.

***

Hutan dan kehidupan memiliki keterikatan tak bersyarat dengan perempuan. Sebagaimana perempuan mengasihi anak dan keluarganya, perempuan pun memiliki ikatan emosional kuat terhadap hutan sebagai sumber pangan kehidupan. Tidak hanya sebagai sumber pangan, perempuan percaya segala macam bentuk penyembuhan penyakit yang Tuhan berikan dapat disembuhkan oleh alam--melalui pepohonan dan tanaman obat-obatan. Salah satu bukti pengejawantahan sederhana pada kecintaan perempuan terhadap hutan adalah memasak sumber pangan yang diperolehnya dari hutan. Silahkan baca juga tulisan saya sebelumnya disini "Hutan Sumber Pangan Jangan Hilang".

Kalau sudah berbicara soal perempuan, memasak, dan sumber pangan dari hutan--seikat bagai sirih serumpun bagai serai. Ini terbukti dari kegiatan Blog Competition yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network bekerjasama dengan WALHI dalam acara "Forest Cuisine Blogger Gathering" yang diselenggarakan pada tanggal 29 Februari 2020 di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta.

lomba-blog-forest-cuisine-hutan-sumber-pangan

WALHI atau Wahana Lingkungan Hidup Indonesia merupakan satu-satunya organisasi terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang perlindungan lingkungan hidup dan kehutanan. Sementara itu Blogger Perempuan Network adalah wadah platform digital blogger perempuan terbesar di Indonesia  yang bergerak menyatukan perempuan-perempuan hebat Indonesia untuk saling belajar, berbagi inspirasi dan menghebat bersama. WALHI dan Blogger Perempuan Network mengundang 30 Finalis Blog Competition untuk bersama-sama mengkampanyekan hutan sebagai sumber pangan dan membuktikannya melalui kegiatan memasak bersama.

Ice Breaking/Games

Dipandu oleh Fransiska Soraya atau akrab disapa Kak Ocha sebagai MC tentulah acara "Forest Cuisine Blogger Gathering" menjadi meriah dan penuh canda tawa. Betapa tidak, setelah memperkenalkan diri dan me-review singkat susunan acara, Kak Ocha memandu ice breaking/games asik bertabur hadiah, yes! Siapa yang kuat menolak kalau sudah begitu?!

forest-cuisine-blogger-gathering-blog-competition

Pemutaran Film : WALHI

Pemutaran film pendek bertema lingkungan hidup dari WALHI berjudul "Kita Masih di Planet Bumi" memberikan 30 finalis gambaran betapa penting menjaga hutan tetap lestari. Mengangkat kisah tentang pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup dan kehutanan, film tersebut menceritakan bahwa sampah terutama plastik, kebakaran hutan, polusi udara, emisi gas buangan industri, limbah pabrik yang dibuang sembarangan ke lingkungan sudah sedemikian mengancam bumi. Hentikan penggunaan fosil sebagai energi, hentikan penggunaan plastik sekali pakai, kurangi mengkonsumsi produk sawit. Karena tak ada planet lain selain bumi yang bisa kita huni. Mulailah dari sekarang! Pilihan ada di tangan kita sendiri! Film "Kita Masih di Planet Bumi" selengkapnya bisa dilihat di sini:

Talk Session

Hadir pula pengisi acara sebagai narasumber--para perempuan hebat--dari berbagai profesi yang dekat dengan hutan, sebagai berikut:

Khalisa Khalid (Mbak Aline) - Perwakilan dari Eksekutif Nasional WALHI
khalisa-khalid-walhi-nasional-eksekutif

Lain Karti, lain pula Mbak Aline, namun mereka sama-sama perempuan hebat dengan caranya masing-masing dalam menjaga hutan--tujuannya satu menjaga hutan demi generasi mendatang. Mbak Aline sebagai salah satu penggiat lingkungan pada organisasi WALHI memiliki semangat juang tinggi mengkampanyekan arti penting menjaga hutan Indonesia serta mendorong upaya perlindungan dan penyelamatan hutan. Hutan tidak hanya onggokan pohon saja, melainkan juga merupakan ruang hidup satu kesatuan ekosistem yang terdiri dari pohon atau tumbuhan, satwa, tanaman obat-obatan, tanaman pangan, kebudayaan, dan masyarakat adat. Hutan merupakan identitas masyarakat setempat. Menurut Mbak Aline, hutan mono culture seperti pohon sawit saja bukan hutan, karena kehilangan manfaat multinya seperti apotik alam, sumber pangan, penjaga pangan keluarga, penjaga iklim dan ekosistem. Hutan merupakan sekolahnya perempuan, sumber pengetahuan, jika hutan hilang maka pengetahuan akan keberagaman fungsi hutanpun akan hilang. Mbak Aline menyampaikan 2 (dua) pesan dalam menjaga hutan dan lingkungan, yaitu:
  1. Bijak menggunakan produk dengan memakai sesuai kebutuhan karena terkadang perilaku konsumtif terutama masyarakat perkotaan yang membuat permintaan terhadap barang-barang semakin meningkat, ditambah lagi kalau keinginan itu bakal merusak hutan. Perhatikan apa yang dibutuhkan bukan yang kita inginkan.
  2. Membeli barang-barang atau pangan yang diproduksi dari petani atau komunitas, hindari membeli produk luar yang lebih murah, kalau bukan kita yang mencintai produk sendiri siapa lagi? So, mulailah mendukung produk dalam negeri kita sendiri.
produk-komunitas-kehutanan-walhi
Sumber: Dok. Pribadi
WALHI Champion : Ibu Sri Hartati (Ibu Tati)

Perempuan yang berasal dari Sumatera Barat ini memiliki prestasi terhadap kepeduliannya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Berbekal ilmu sederhana dan semangat seorang ibu, beliau mampu mengembangkan produk olahan dari hutan lewat buah pala. Kelincahan tangannya tak perlu diragukan, ibu yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian hutan ini sesenggukan mengenang hutan kini perlahan menghilang. Namun, di tanah kelahirannya beliau berikrar akan tetap menjaganya sampai titik darah penghabisan. Melalui kegiatan olahan pangan dari hutan itulah beliau mengajak para ibu--perempuan--di kampungnya untuk bersama-sama menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus menjaga kelestarian hutan sebagai sumber pangan. Melalui komunitas, ibu Tati berembug mengumpulkan iuran sebesar Rp 100.000,- ditambah iuran sebesar Rp 12.000,- per bulan untuk memproduksi olahan yang berasal dari buah pala. Produknya bermacam-macam, sirup, manisan, dan lain-lain. Komunitas ibu Tati bahkan turut serta dalam perlombaan yang diadakan di daerahnya. Sangat inspiratif!

WALHI Champion : Tresna Usman Kamaruddin

walhi-champion

Cucu dari seorang petani dan berasal dari Sulawesi Tenggara tak lantas membuatnya terlena pada lebatnya hutan di sana. Perempuan pejuang cancer sekaligus pengusaha kopi ini berhasil membuktikan bahwa hutan mampu menjadi penyembuh segala sakit. Beliau mengatakan saat kita berkomunikasi dengan alam, maka alam akan memberikan kebaikan dan manfaat pada manusia. Ini terbukti dari pepohonan dan tanaman yang ditanamnya sendiri telah memberikan kesembuhan pada penyakitnya. Kecintaannya pada hutan terus tumbuh hingga kepeduliannya disalurkan melalui kegiatan membantu masyarakat yang hidup di sekitar hutan untuk dapat mengelola hutan dengan baik. Salah satu yang dilakukan adalah memberikan edukasi dan bersama-sama mengelola sampah plastik menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Mbak Tresna gencar menggiatkan serta mendampingi masyarakat sekitar hutan agar dapat memperoleh akses mengelola hutan sebagai sumber pangan dan kehidupan.

Program yang akan dilaksanakan kedepannya oleh Mbak Tresna yaitu menjaga hutan dengan mengajak masyarakat untuk menanam pohon yang memiliki kearifan lokal, salah satunya pohon sagu. Manfaat sagu sangat luar biasa antara lain sebagai pengganti beras atau karbohidrat--salah satunya diolah menjadi papeda. Mbak Tresna juga bercerita tentang jajanan masa kecilnya bernama "Cako-cako" terbuat dari sagu dan menjadi cemilan favorit masa kanak-kanaknya, namun kini telah hilang. Dalam acara tersebut, Mbak Tresna membawa madu dan minyak Atsiri dari cengkeh yang berasal dari Sulawesi Tenggara.

Food Blogger : Windy Iwandi @foodirectory

food-blogger-windy-iwandi

Perempuan berwajah oriental dan pemilik blog "Food Directory" sejak tahun 2015 ini sangat concern dengan lingkungan. Dengan motto "Guides You When You're Lost in Hunger", Windy tak segan berbagi apa saja seputar makanan se-antero jagad di blog miliknya. Sebagai pecinta binatang, Windy juga menyatakan Indonesia memiliki kekayaan alam sangat indah. Hutan Indonesia menjadi destinasi wisata menarik dan ga boleh hilang dari negeri ini. Salah satu pengalaman berkesan bagi Windy adalah ketika berkunjung ke pelosok-pelosok negeri yang memiliki tempat indah. Mbak Windi gencar dan turut serta dalam mengkampanyekan pelestarian hutan melalui keahliannya sebagai food and travel blogger.

narasumber-forest-cuisine-blogger-gathering-2020
Sumber: Dok. Pribadi
Narasumber yang notabene perempuan pada acara "Forest Cuisine Blogger Gathering" berbagi banyak banget cerita tentang kisah hidup mereka masing-masing yang berhubungan dengan hutan dan lingkungan--tentu sangat menginspirasi. Mereka sama-sama menyadari bahwa perempuan menjadi tonggak utama penjaga hutan dari kepunahan. Nilai kearifan lokal yang tertanam dalam jiwa-jiwa lembut namun tegas dari seorang perempuan mampu menjadi senjata ampuh dalam menyisipkan nilai-nilai penting dari hutan mulai dari keluarganya sendiri.

Question and Answer

Animo peserta untuk sesi pertanyaan sangat besar, namun pertanyaan dibatasi karena waktu yang terbatas. Pertanyaan dari peserta sangat menarik, hal ini membuktikan bahwa 30 finalis juga memiliki keresahan dan kepedulian yang sama terhadap hutan dan lingkungan. Jawaban yang diberikan narasumber pun sarat nilai-nilai bagi perlindungan hutan serta tindakan nyata yang dapat kita lakukan dalam mendukung gerakan perlindungan dan penyelamatan hutan.

Cooking Demo 30 Finalis Bersama Chef William Gozali

Beranjak ke acara berikutnya, para peserta diajak untuk memasak olahan pangan dari hutan bersama  jebolan Master Chef Indonesia Season 3 William Gozali. Pria kelahiran tahun 1991 ini, selain piawai dalam mengolah masakan, ia juga seorang pribadi yang asik dan ramah. Tak jarang gelak tawa terdengar saat cooking demo berlangsung. Para peserta dibagi menjadi 5 (lima) kelompok yang terdiri dari 6 (enam) orang peserta. Tema memasakpun tak lepas dari olahan pangan dari hutan, kali ini bahan yang menjadi primadona olahan dari hutan adalah jamur.  Jamur yang digunakan dalam cooking demo yaitu jenis jamur shiitake. Ssstt, ada yang tahu ngga kalau jenis jamur ini salah satu manfaatnya sebagai skincare lho! Kojic acid di dalamnya merupakan alternatif pengganti hydroquinone sehingga bermanfaat untuk menyamarkan noda hitam pada wajah, wow banget kan! Selain itu, shiitake juga mengandung vitamin D yang bagus untuk mengatasi infalamasi atau peradangan kulit. Nah, makin cinta kan dengan olahan pangan dari hutan. Untuk membuat Fettucine Mushroom Ragu yang nikmat, selain jamur shiitake bahan lainnya terdiri dari pasta kering, daun bawang, daun kucai, bawang putih, butter, keju tabur, cream, dan minyak goreng.

Sumber: Dok Pribadi
Mudah saja mengolah resep internasional berbahan lokal dari hutan ini. Pertama-tama tumis daun bawang dan kucai hingga kecoklatan, sisihkan. Tumis jamur shiitake sampai berwarna kecoklatan masukkan cream dan butter aduk hingga harum--tambahkan bawang putih cincang. Bersamaan dengan menumis jamur, masukkan pasta fettucine ke dalam air mendidih hingga matang--tiriskan. Campurkan olahan saus tadi, taburi keju parut, dan voilaaa Fettucine Mushroom Ragu siap disantap, yuummm!

master-chef-william-gozali

Dalam cooking demo, para peserta diajak untuk saling bekerja sama. Pekerjaan seberat apapun apabila dilakukan secara gotong royong pasti menjadi ringan, inilah salah satu kearifan lokal Indonesia yang sudah mendunia. Kerja sama yang baik akan menciptakan suasana senang sehingga segala sesuatu bisa selesai lebih cepat ketimbang dilakukan sendiri. Prinsip kerja sama dan gotong royong inilah yang dibangun dari kegiatan cooking demo bersama William Gozali. Selepas masak-memasak tak lupa berfoto ria sebagai kenang-kenangan.

Sumber: Dok. Pribadi

Kegiatan memasak pada cooking demo tak lepas dari ke-kece-an tempat masak Almond Zucchini Cooking Studio yang memberikan suasana memasak cozy dan homy banget. Suasana bersih dengan arsitektur menarik membuat Almond Zucchini Cooking Studio menjadi pilihan tempat memasak idaman. Berlokasi di tepi Jalan Brawijaya VII Nomor 6A, Pulo Kebayoran Baru, Jakarta, Almond Zucchini Cooking Studio merupakan tempat yang asik untuk mengadakan acara seperti office gathering, kumpul komunitas, dan work space lainnya dengan konsep memasak tentu.

forest-cuisine-blogger-gathering-at-almond-zucchini-jakarta
Sumber: Almond Zucchini

Sumber: Dok. Pribadi 


Selesailah sudah acara "Forest Cuisine Blogger Gathering". Para peserta kemudian makan siang bersama. Banyak cerita dan pengetahuan yang didapat dalam acara tersebut. Perwakilan WALHI dan Blogger Perempuan Network serta para peserta pun semakin semangat dalam menjaga hutan dan lingkungannya--mulai dari keluarga sendiri. WALHI menyatakan bahwa hutan Indonesia menyimpan banyak sumber daya yang bisa dimakan sebagai sumber pangan, ada alang-alang, kecombrang, pohpohan, lumut hati, berbagai jamur yang lezat, dan lain-lain. Semuanya itu bisa hilang apabila hutan sudah tiada. WALHI mengajak semua pihak untuk turut serta bersama-sama melakukan pemulihan Indonesia. Karena kegiatan ekonomi, sosial, seni-budaya, bahkan politik masyarakat sekitar hutan bergantung kepada hutan. Untuk itulah WALHI mengajak semua elemen masyarakat bersatu padu menjaga #RimbaTerakhirnya dengan berdonasi di https://donasipublik.walhi.or.id 

***

Karti hanya ingin hidup damai di sekitar hutan yang memberikan sandang, pangan, dan papan demi hidupnya dan keluarganya. Karti tak paham tentang teori dan aturan pemerintah dalam menjaga hutan. Karti hanya memiliki nilai-nilai hidup, identitas budaya, dan kearifan lokal yang terpatri kuat dalam dirinya untuk menjaga hutan. Karti adalah 'Kartini' dengan caranya, menjaga hutan lewat tangan seorang perempuan sebagai sumber pangan dan kehidupan.

Salam adil dan lestari...!
Sumber: WALHI
Artikel ini saya ikutsertakan dalam Blog Competition "Forest Cuisine Blogger Competition"
yang di selenggarakan Blogger Perempuan Network bersama WALHI Nasional.

#RimbaTerakhir
#PulihkanIndonesia
#WKR
#WALHIXBPN
#BlogCompetitionSeries
#WilayahKelolaRakyat
#HutanSumberPangan
#DonasiWALHI
#AdildanLestari




proud to be a part of: