Select Page

Hujan di Jendela

Bahwa daun yang jatuhpun tak pernah sia-sia. Ia tak mendendam angin yang bertiup pelan membuatnya jatuh. Habis dilahap ulat atau luruh diserap tanah daun tetap menjadi manfaat. Adakah kita mengambil hikmah?

Melepasmu

Melepasmu

Melepasmu artinya merelakanmu bersamanya Membiarkan kenangan kemarin henti sudah Aku tak akan memintamu kembali Meski pedih yang kau beri Menyisakan airmata jelaga duka Tak ada yang salah dengan kita Hanya waktu dan tempat belum tepat Terjebak dalam jerat sesaat...

Menjajah Jauh

Menjajah Jauh

  Siang itu Kota Lama menyesatkanku Langkah melambat jiwa merindu Tak ku temui tawa pada pintu-pintu Lawang Sewu Ku cari sungging senyummu pada langit Yang menebar awan nimbus berkejaran Tak ku dengar kelakar pada dinginnya Ungaran Aku Sepi   Rindu ini...

Bait Tak Berkesudahan

Bait Tak Berkesudahan

  Mencintaimu adalah bait tak berkesudahan Mengeja bahagia mengurai duka Kadang kita berselisih kata namun tak apa Saat kau menuntunku melihat arah yang sama akupun turut Cinta yang terlalu dengan caramu sendiri Ah mabuk aku!   Mencintaimu membuatku belajar...

Berharap Pada Manusia Akan Kecewa

Berharap Pada Manusia Akan Kecewa

Tak ada kebaikan sia-sia Sebab kecewa lahir dari pengharapan Pada manusia Tujulah Tuhan¬† Maka langkah akan ringan   Semarang, 17 Agustus 2019

Trending Posts

Thank You For Coming

  • 2,112

Archives

Member of


Hujan di Jendela 

Thank you for visiting my blog. Hope you all enjoy reading my page. Since you are here, lets be friend in social media so we can keep in touch each other. Do not hesitate to leave comments or share something from here. Cheers!

Business Inquiries :
admin@hujandijendela.com

 69 total views