Setangkup Haru Kisah Kebaikan Ramadhan

Dini hari sunyi, hampir genap dua bulan di rumah saja karena wabah covid-19 atau wabah virus corona. Ramadhan menginjak hitungan ke empat belas, tak terdengar gendang bertabuh berkeliling membangunkan sahur, senyap. Sepertiga malam ramadhan kali ini sungguh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jangkrikpun terdengar membuat jarak suara–berjauhan.

Pada sudut kamar sempit, kening masih tak beranjak menjauhi sajadah yang memudar warna. Ku rapal doa yang sama, memohon ujian segera berlalu pada-Nya Yang Maha Kuasa. Tasyahud akhir ku selesaikan dengan salam. Ku seka airmata yang sedari tak henti mengalir.

Ya Rabb, ampuni kami. Bila musibah ini adalah cara-Mu agar kami mengingat diri, ampuni kami. Bila wabah ini adalah bukti kuasa-Mu agar kami lebih banyak beribadah, berilah kami kesempatan lagi. 

Ku tangkupkan tangan mengusap kening hingga dagu. Basah.

Kujejakkan kaki menuju dapur, hendak makan sahur. Waktu menunjukkan pukul 04.05 bagian barat Indonesia, masih tersisa sekitar 20 menit sebelum imsak. Tanda adzan subuh akan berkumandang.

Telur ceplok yang dibuat ibu tercium harum sekali. Semangkok kecil sambal matah dan kukusan labu siam menemani sahur. Alhamdulillah, pungkasku dalam hati.

Anganku menerawang. Di ujung sana, bapak yang kena PHK dalam berita televisi akibat dampak virus corona bagaimana nasibnya? Sudah sahurkah mereka sekeluarga? Wabah covid-19 pasti membuat duka di hidupnya.

Setangkup Haru Kisah Ramadhan Berbagi Telekung Untuk Lebaran

Tak jauh berbeda dengan keluargaku. Kisah ramadhan dalam ujian wabah covid-19 pun ikut membuat haru. Ialah ibuku, yang memiliki usaha menjahit kecil-kecilan. Telekung untuk shalat bagi kaum perempuan. Usaha ibu terpaksa berhenti juga karena wabah ini.

Setangkup Haru Kisah Ramadan Berbagi Telekung Untuk Lebaran

Telekung Baru Untuk Lebaran

Sebagian telekung yang sudah dikirim ke Pasar Tanah Abangpun tak tahu rimba pembayarannya. Ibu tak kuasa menagih. Karena pemerintah mengeluarkan maklumat untuk menghentikan kegiatan jual beli. Pasar Tanah Abang tutup hingga kini.

Pernah ibu menghubungi pedagang yang membeli telekung untuk menanyakan pembayaran barang yang sudah dikirim, jawabnya menangis tak ada uang. Ibu tak menelepon lagi. Beliau sampaikan, pedagang Tanah Abang pun pasti mengalami masa-masa sulit, biarlah dulu tak perlu ditagih. Selepas wabah berakhir, barulah ibu sanggup menanyakan perihal pembayaran telekung.

Keriput pada kulitnya memang menandakan usia yang telah senja. Namun, kebaikan dari hatinya masih sama. Sebagaimana ku saksikan sejak dulu kala.

Usaha ibu memang ikut sengsara, namun beliau tak pernah menyerah. Beberapa hari kemudian ibu katakan bahwa ia akan membagikan 100 telekung pada tetangga-tetangga yang hidupnya sederhana. Aku tertegun tak mampu bicara. Gemuruh menyesap menuju mata. Rasanya tangisku hendak tumpah.

Ya Rabb, bahkan di saat kesulitanpun ibu tak merasa kesempitan. Bila orang lain berada di posisinya pasti bersedih karena kekurangan, tidak demikian ibuku.

Kebaikan berbagi dari seorang kaya hal biasa. Karena sebagian dari hartanya milik kaum yang papa. Namun kebaikan yang diberikan saat kita dalam kekurangan Allah lebih senang dan sayang. Maha Benar Allah atas segala firman-Nya.

Dibagikannya telekung indah buatan tangannya sendiri pada tetangga hingga mereka berurai airmata. Ibu terharu. Mereka bertahmid, ramadhan dalam masa sulit diberikan telekung baru untuk lebaran.

Masa-masa sulit seperti ini memang dibutuhkan keikhlasan hati dan kesabaran jiwa. Keikhlasan menghadapi ujian yang menjadi wabah nasional. Semua berjuang bersama.

Para tenaga kesehatan berada di garda terdepan memberikan pertolongan utama pada pasien covid-19 tanpa memikirkan bahwa mereka bisa tertular. Allahuakbar, semoga Allah mengganjar pahala bagi mereka semua, aamiin. 

Pemerintah memberikan kebijakan dan bantuan sosial terkait covid-19 untuk melindungi masyarakat. Sedangkan kita, berjuang dengan cara tak kalah besar manfaatnya. Dengan tetap #DiRumahAja kita pun sudah berjuang bersama melawan covid-19. 

Dalam rangka berjuang dari rumah saja melawan covid-19, ibu tetap ingin berbagi kepada sesama. Ibu bilang kebaikan sekecil apapun akan dibalas oleh Allah. Dengan berbagi telekung ibu berharap Allah ridha dan memberikan keberkahan. 

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” QS: Az-Zalzalah ayat 7-8.

 

Setangkup Haru Kisah Ramadan Shopee

Sajadah Baru Untuk Lebaran di Big Ramadhan Sale Shopee #DiRumahAja

Ingin rasanya aku memberikan THR Lebaran pada ibu sebagai wujud kasih sayang dan terima kasihku atas kebaikan hati yang diajarkannya.

Sebuah sajadah baru menggantikan sajadah lusuh yang menemani ibu saat shalat agaknya pas untuk diberikan sebagai THR Lebaran. Kemudian aku teringat Shopee sedang mengadakan Promo #THRBigRamadhanSale2020. Ku ambil gawai kemudian mulai mencari-cari sajadah baru untuk ibu melalui #ShopeeDariRumah.

Ramadhan kali ini semua harus #DiRumahAja, dengan kita tetap berada di rumah penyebarluasan virus covid-19 menjadi berkurang. Rantai penyebarannya bisa terputus. Namun, keinginan memberikan THR Lebaran untuk ibu tak boleh pupus.

Big Ramadhan Sale Shopee

Berkat Shopee walau #DiRumahAja tetap bisa memberikan ibu sajadah baru tanpa harus ke luar rumah. Senangnya!

Shopee ini teramat sering berbagi kebaikan #THRBigRamadhanSale2020, tak tanggung-tanggung promo yang diberikan hingga 90% dengan berbagai diskon lainnya. Promo Shopee #THRBigRamadhanSale2020 ini berlaku dari tanggal 6 April hingga 25 Mei 2020. Belanja, yuk cepat, jangan sampai terlewat!

Menjadi salah satu platform jual beli online terbesar di Indonesia menjadikan Shopee kokoh berdiri meski dalam masa sulit seperti sekarang ini. Buktinya kebaikan promo dan THR yang diberikan meningkat dari tahun sebelumnya. Kebaikan Shopee tak usah diragukan lagi!

Produk yang dijual Shopee beraneka rupa. Segala kebutuhan pria, wanita, dan anak-anak lengkap tak berjeda. Pakaian, elektronik, otomotif, makanan dan lain-lain, lengkap! Ketik saja yang dibutuhkan, Shopee selalu memuaskan.

Karena kita sedang #DiRumahAja kebutuhan harianpun disediakan oleh Shopee. Lihat saja sendiri nih! Mulai dari kebutuhan kamar mandi hingga kebutuhan dapur semua tersedia di Shopee. Pada bulan suci ramadhan kali ini Shopee memberikan program kebaikan “Sahur Sale” setiap hari yaitu ada cashback dan diskon hingga 90%. 

Mudahnya Belanja di Shopee #DiRumahAja

Tuh kan! Banyak sekali kemudahan belanja di Shopee meski ramadhan #DiRumahAja. Alhamdulillah, aku tinggal menunggu sajadah baru yang akan kuberikan pada ibu sebagai hadiah untuk lebaran. Setangkup haru kisah ramadhan ini aku persembahkan karena kebaikan ibu yang tetap berbagi meski dalam kesulitan. Semoga wabah covid-19 segera berlalu dan Indonesia kembali ceria, aamiin.

Mudah-mudahan kebaikan ibu menjadi motivasi untuk kita semua, khususnya saya agar selalu menebar kebaikan meski dalam keadaan sulit sekalipun.

Nah, buat kamu yang hendak memberikan THR juga untuk ibu dan ayah kamu, segera download dan buka aplikasi Shopee kamu ya!

Maka nikmat belanja mana lagi yang belum Shopee berikan? Alhamdulillah semua ada.

Catatan: tulisan ini banyak yang dipangkas karena migrasi blog.